2019 Johanes Lim message about Greatness and to be the Greatest

To be THE GREATEST is what you get, IT’S YOURS

GREATNESS is what you are, IT’S YOU

Dr.Johanes Lim

 

Hanya segelintir orang saja didunia ini yang berani mengatakan bahwa target hidupnya adalah TO BE GREAT atau memiliki GREATNESS, atau bahkan menjadi THE GREATEST.

Ada seseorang yang saya kagumi dan pasti Anda kenal juga, yang memiliki keduanya: GREATNESS & THE GREATEST ACHIEVEMENT; menjadi ORANG BESAR YANG HEBAT (GREATNESS GREAT MAN) secara karakter dan kualitas kehidupannya pribadi; sekaligus MENCAPAI PRESTASI HEBAT DAHSYAT kaliber dunia; yang menurut hemat saya, dari 7.000.000.000 lebih manusia yang pernah hidup dijaman ini, salah satunya dari segelintir orang yang patut menyandangnya adalah beliau; sehingga apa yang dikatakan serta dilakukannya akan saya ulas untuk diteladani

pakar penjualan indonesia, business motivator indonesia, pelatih bisnis terbaik indonesia, motivator bisnis terbaik indonesia, pembicara terbaik indonesia

Tokoh yang saya kagumi itu adalah almarhum Lee Kuan Yew, yang sanggup menjadikan Singapore yang kecil wilayahnya serta minim sumberdaya alam, menjadi World Famous Country; bukan hanya karena kemakmurannya; melainkan juga karena kultur dan infratrukturnya, yang MERITOKRATIS.

Apa resepnya?

GREATNESS SPIRIT & MERITOCRACY LEADERSHIP

 

Dimulai dari adanya SEORANG LEE KUAN YEW yang mempunyai semangat dan kepemimpinan Meritokratis; yang kemudian “memaksakan” rakyatnya UNTUK MENIRUNYA, dalam segala hal; dengan cara yang Meritokratis, beliau bisa mentransfer apa yang diyakininya dan dilakukannya agar juga diyakini dan dilakukan oleh rakyatnya; bahkan dalam ketertiban dan kedisiplinan serta kepatuhan terhadap peraturan, HARUS DIPATUHI JUGA OLEH SEMUA ORANG YANG BERADA DI SINGAPORE, TERMASUK TURIS.

Implementasi konsekwen dan non diskriminatif dari Manajemen Meritokratis menjadikan Singapore dikenal sebagai “FINE CITY”:

  • FINE = indah, nyaman; bagi orang yang taat azas
  • FINE = denda; bagi orang yang melanggar azas

 

ITU ADALAH PELAJARAN PERTAMA yang bisa kita petik dari Kepemimpinan dan Manajemen Meritokratis yang diterapkan Mr.Lee Kuan Yew; sehingga dalam waktu yang relatif singkat, apa yang menjadi keinginan Pemerintah, terlaksana dan membuahkan hasil.

BAHKAN… bagi orang dari negara lain yang BIASANYA JOROK atau TIDAK TERTIB, ketika datang ke Singapore MENDADAK TAAT AZAS, mendadak patuh, mendadak beradab, mengapa?

Karena SINGAPORE IS A “FINE” COUNTRY 🙂

pakar penjualan indonesia, business motivator indonesia, pelatih bisnis terbaik indonesia, motivator bisnis terbaik indonesia, pembicara terbaik indonesia

Jadi, hikmahnya adalah:

Bukan manusia diluar Singapore tidak tertib atau tidak disiplin atau tidak patuh terhadap peraturan; MELAINKAN KARENA PERATURAN DAN KEPEMIMPINAN BANYAK NEGARA NON SINGAPORE = TIDAK MERITOKRATIS!

Biasanya, NON MERITOCRACY LEADERSHIP, hanya pandai membuat peraturan; namun tidak becus melaksanakannya menjadi hasil.

Kalau Anda bertanya, KENAPA?

Sesungguhnya jawabannya sudah saya tulis pada 14 buku saya, sejak yang pertama 1996 yakni “NO PAIN NO GAIN” bahwa MERITOCRACY MANAGEMENT atau MANAJEMEN MERITOKRATIS adalah “manajemen hidup” yang manusiawi dan ilahi, yang sudah diajarkan oleh agama dengan istilah “Sorga dan Neraka”; yang dalam istilah manajemen adalah “Reward & Punishment”; sehingga KITA SUDAH TAHU APA ITU MANAJEMEN MERITOKRATIS?!

 

VIDEO PRESENTASI TENTANG MANAJEMEN MERITOKRATIS KLIK BANNER INI:

pakar penjualan indonesia, business motivator indonesia, pelatih bisnis terbaik indonesia, motivator bisnis terbaik indonesia, pembicara terbaik indonesia

 

Sehingga menurut saya, yang lebih penting dari menjawab pertanyaan naive MENGAPA? lebih berguna mencari tahu BAGAIMANA cara menerapkan MANAJEMEN MERITOKRATIS agar kita juga bisa memiliki kapasitas dan kualitas hidup yang berguna.

Tidak perlu harus sampai menjadi THE GREATEST, karena harus terus belajar dan meningkatkan kapasitas dan daya saing kita agar bisa menang terhadap sedemikian banyak manusia diluar diri kita

Kalau kita kebetulan bersaing dengan PARA ORANG HEBAT masih lumayan; sekalipun kalah kita masih untung; karena persaingan dan “pertempuran” yang alot dan lama, membuat kapasitas diri kita meroket secara otomatis.

Namun agak mubazir dan bahkan APES jika kita menang saing dengan PARA ORANG MARGINAL; sekalipun kita berhak menyandang predikat THE GREATEST atau yang terhebat, tapi diantara orang yang “biasa saja”; namun KEPALANG KITA MERASA TELAH MENJADI THE GREATEST, padahal ibaratnya hanya “menjadi raja bermata satu diantara orang buta”

Itulah resikonya jika mengejar THE GREATEST diarena yang tidak memadai

 

Saran saya: kejarlah GREATNESS

karena itu adalah karakteristik atau kualitas kapasitas internal diri kita sendiri, yang bisa kita kembangkan secepat sehebat apapun tanpa perlu bersaing dengan orang lain.

PESAING KITA ADALAH DIRI KITA SENDIRI

Karena kita terus menerus belajar dan meningkatkan kapasitas diri kita, melawan “musuh” yang juga “tak tertandingi” karena terus mengembang kompetensi dan motivasinya; maka hal itu menjadi NEVER ENDING GOAL.

Dampaknya?

Tanpa kita sadari, GREATNESS MINDSET menjadi GREATNESS DEEDS menjadi GREATNESS RESULTS.

Andaikan GREATNESS RESULTS tsb ternyata merupakan THE GREATEST RESULTS yang bisa dihasilkan oleh manusia di domain Anda, ya sudah, anggap bonus.

pakar penjualan indonesia, business motivator indonesia, pelatih bisnis terbaik indonesia, motivator bisnis terbaik indonesia, pembicara terbaik indonesia

Bagi Anda yang mau mempelajari aplikasi MANAJEMEN MERITOKRATIS dalam kehidupan sehari hari maupun dalam bisnis, silahkan mempelajarinya di video atau preview buku saya dihalaman sebelah kanan.

Bagi Pemimpin Bisnis yang ingin agar SDM dan perusahaannya menerapkan MANAJEMEN MERITOKRATIS agar mampu saing mampu jual mampu untung mampu tumbuh dalam segala situasi kondisi kapanpun dimanapun; maka bisa memanfaatkan Inhouse Training Program maupun Coaching Program

Ada program bagus untuk KICK-OFF MEETING atau KICK-OFF TRAINING untuk mengawali tahun baru 2019.

Silahkan menghubungi saya untuk membahasnya:

johaneslim(at)indonesia-inc.com

WA: 0857 8017 3862

 

Untuk memahami esensi filosofi MERITOCRACY MANAGEMENT yang sudah diterapkan dan dibuktikan oleh almarhum Lee Kuan Yew dalam LEADERSHIP nya, silahkan membaca apa yang beliau sampaikan

 

“A nation is great not by its size alone. It is the will, the cohesion, the stamina, the discipline of its people and the quality of their leaders which ensure it an honourable place in history.”
― Kuan Yew Lee, The Wit and Wisdom of Lee Kuan Yew

 

“The task of the leaders must be to provide or create for them a strong framework within which they can learn, work hard, be productive and be rewarded accordingly. And this is not easy to achieve.”
― Lee Kuan Yew, The Singapore Story: Memoirs of Lee Kuan Yew

 

“After trying out a number of ways to reduce inequalities and failing, I was gradually forced to conclude that the decisive factors were the people, their natural abilities, education and training. Knowledge and the possession of technology were vital for the creation of wealth.”
― Lee Kuan Yew, The Singapore Story: Memoirs of Lee Kuan Yew

 

“Whoever governs Singapore must have that iron in him. Or give it up. This is not a game of cards! This is your life and mine! I’ve spent a whole lifetime building this and as long as I’m in charge, nobody is going to knock it down.”
― Lee Kuan Yew

 

“There is a glorious rainbow that beckons those with the spirit of adventure. And there are rich findings at the end of that rainbow. To the young and the not too old, I say look at the horizon, find that rainbow, go ride it. Not all will be rich; quite a few will find a vein of gold; but all who pursue that rainbow will have a joyous and exhilarating ride and some profit.”
― Kuan Yew Lee, The Wit and Wisdom of Lee Kuan Yew

 

“You can bargain for better wages, you can bargain for higher productivity bonuses. But once the bargain has been struck, then you must enter into the spirit of the agreement, and put in an honest day’s work for an honest day’s wage. There must be no fooling around, work means discipline. Singapore’s success depends on the spirit in which workers, management and government, all three, enter into the spirit of cooperation, necessary for prosperity.”
― Lee Kuan Yew, The Wit and Wisdom of Lee Kuan Yew

 

pakar penjualan indonesia, business motivator indonesia, pelatih bisnis terbaik indonesia, motivator bisnis terbaik indonesia, pembicara terbaik indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *